Review Shaver Elektrik Philips AT620

Layaknya lelaki sejati pada umumnya, saya memiliki kumis, jenggot, dan jambang yang cukup tebal. Yaa bisa dibilang brewok lah. Menurut penelitian yang dilakukan Archives of Sexual Behavior, pria brewokan mendapat skor lebih tinggi dalam skala seksisme tak bersahabat daripada pria yang wajahnya bersih tanpa brewok [sumber]. Skip.

Masalah yang cukup sering dialami oleh pria yang memiliki brewok termasuk saya adalah, jelas, cukur jenggot. Kenapa? pertama : malas. kedua : pisau cukur (yang bagus) itu mahal. Saat kuliah, saya rutin mencukur jenggot paling tidak satu bulan sekali menggunakan Gillette mach 3. Sekitar tahun 2014, saya ingat membeli cartridge isi ulang satu kotak berisi 4 blades seharga 150 ribu dan bisa bertahan hingga 8-9 bulan. Masalah lainnya pakai shaving razor seperti ini adalah lama. Kalau cepat-cepat, ya luka. Harus pelan-pelan pakainya. Bisa habis 20 menit untuk cukur brewok rapih sampai habis. Kemudian juga, kalau mau cukur harus pakai foam. Ga bisa cukur kering.

Karena masalah-masalah itu, akhir tahun lalu saya membeli sebuah electric shaver philips. Saya beli philips at620 yang merupakan seri aqua touch, atau dapat dipakai kering dan basah. Saya boyong shaver ini dari best denki TSM seharga 780ribu (agak mahal sih).

Enaknya, shaver ini memakai baterai dan bisa di-charge. Jadi saat dipakai tidak perlu disambung ke catu daya seperti di tukang cukur. First impression shaver ini adalah bentuknya bagus, warna dan bahannya elegan, serta gripnya enak digenggam. Philips at620 dilengkapi dengan 3 buah closecut blades berbentuk lingkaran yang fleksibel mengikuti lengkungan dan tekstur muka saat digunakan.

Shaver ini bisa digunakan dengan shaving gel atau foam, menjadikan 3 kepala pisaunya lebih mudah meliuk-liuk di sekitar pipi dan dagu. Tapi kalau memakai foam, anda harus rajin membersihkan pisau nya. Cukup buka bagian head dan basuh dengan air mengalir. Electric shaver ini juga mendukung dry shaving, cocok untuk anda yang suka membawa shaver kemana-mana dan repot untuk memakai foam.

Satu keuntungan lagi yang benar-benar bermanfaat, philips at620 dilengkapi dengan precision pop-up trimmer di bagian belakangnya seperti terlihat di gambar diatas. Untuk perawatan, anda bisa membuka head dan mencabut 3 pisau dari head. Rendam 3 blade tersebut di air hangat dan bersihkan bekas-bekas rambut yang nyangkut di pisaunya. Untuk pemakaian awal, bagi yang belum pernah atau tidak terbiasa menggunakan electric shaver, kulit muka mungkin akan iritasi kemerah-merahan. Saya sendiri mengalaminya terutama di kulit leher, tapi ini hanya terjadi di sekitar 1 bulan pertama.

Saat anda membeli, anda akan mendapat satu unit shaver, adapter, dan juga garansi. Ohya, garansi blade nya 2 tahun worldwide !

Tapi ada juga beberapa kekurangan yang saya rasakan dari electric shaver ini. Pertama, waktu charge yang sangat lama. 10 banding 1 lah dengan waktu pakai. Kedua, karena bentuk blade nya yang lingkaran maka mencukurnya pun harus dengan gerakan sirkular-dan berlawanan jarum jam. Saya lebih prefer mencukur dengan gerakan lurus. Ketiga, bercukur pakai electric shaver tidak akan semulus jika anda bercukur dengan pisau cukur biasa, yes because we save time when using electric shaver, it’s quick.

Kesimpulannya, electric shaver bukan murni menggantikan pisau cukur biasa, karena kadang-kadang saya masih pakai gillette mach 3 kalau pengen cukur mulus. Tapi setidaknya pakai philips at620 ini membuat saya lebih rajin cukuran, biar ga dibilang taliban, isis, dkk lagi sama mama dan papa 🙂

Official Page : philips at620

Featured Image : askmen

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s