Cara Lapor Pajak Melalui E-Filing

Setelah beberapa bulan mengais nafkah di Ibukota, saya makin merasa bahwa cari uang itu susah. Kerja dari pagi sampai sore, ditambah macet + asep knalpot kopaja-metromini-mayasari-dkk, kebahagiaan baru didapat di akhir bulan ketika pundi-pundi kita terisi alias gajian. Namun disaat itu pula lah kadang saya merasa sedih karena hasil keringat selama sebulan itu harus dipotong PAJAK. Rasanya bagaikan ditodong tukang parkir setelah ngambil duit dari ATM. Ga besar sih pajaknya, walau cukup memberi shock therapy buat pegawai kroco seperti saya. Tapi sebagai warga negara yang baik dan mendukung pembangunan negara, saya ikhlas. skip

Namun taukah anda bahwa urusan kita dengan pajak belum selesai? saya juga baru tahu, setelah kita bayar pajak, kita harus LAPOR setahun sekali yang namanya SPT (surat pemberitahuan) tahunan pajak. Intinya sih ini fungsinya untuk lapor dalam satu tahun kemarin kita dapet gaji berapa dan bayar pajak berapa. Kepo amat nih negara mau tau gaji orang. Laporan SPT sendiri harus dilakukan selambat-lambatnya akhir Bulan Maret. Ada beberapa cara yang ditawarkan oleh dirjen pajak bagi kita (wajib pajak) untuk melapor. Salah satunya dan yang saya pilih adalah E-Filing. Sebetulnya saya kurang percaya dengan website pajak.go.id karena saat membuat NPWP dulu, ini website kacrut tiap login pasti gangguan hingga akhirnya saya membuat langsung ke KPP (kantor pajak) di Bandung. Sekarang, saya memberi kesempatan kedua untuk dirjen pajak demi menyukseskan program e-government Pak Jokowow 🙂

Ok now let’s get started !

SEBELUM mengisi SPT secara online, pastikan anda mempunyai e-FIN (electronic filing identification number) yang akan dipakai sebagai credential saat kita login di website pajak. e-FIN sendiri bisa diminta secara online oleh wajib pajak, atau meminta langsung ke loket di KPP. Saya meminta ibu saya untuk mengajukan surat permohonan e-FIN di kantor pajak langsung.

Jika sudah mempunyai e-FIN yang terdiri dari 10 digit angka, buka website pajak

Home pajakPilih e-Filing seperti gambar diatas, akan muncul jendela baru untuk login

Login windowAnehnya dia meminta password, padahal saat memohon e-FIN, tidak diberi password apa-apa. Menggunakan password ereg pajak (akun saat daftar NPWP) pun gagal. Akhirnya saya memilih lupa password sehingga password DJP Online yang baru dikirim ke email saya yang terdaftar saat ereg pajak. Jika berhasil maka akan masuk ke halaman di bawah

Home e-FilingKarena ada pilihan Pelaporan SPT, langsung saya memilih itu. Kemudian masuk ke halaman di bawah

TAILah masuk ke halaman yang tadi. Bingung saya, ya sudah saya masukin lagi NPWP dan password seperti tadi. Lalu..

Home e-FilingHALAMAN INI MUNCUL LAGI. Ga ngerti deh, udah login, lalu ada pilihan lapor, lalu login lagi, lalu lapor lagi. Saya coba dengan pilihan login yang ada di kotak “Anda sudah terdaftar?” hasilnya sama saja. Setelah setengah jam, TIBA-TIBA masuk ke halaman ini

Home e-FilingAlhamdulillah. Kemudian saya pilih logo eFiling besar yang mencolok. Kemudian, masuk ke halaman login lagi…. setengah jam lagi kembali terbuang hingga akhirnya saya coba ubah password pada halaman profil.

Ubah passwordSetelah password, lalu login dengan password baru, saya kembali ke halaman ini

Home e-FilingDengan Bismillah, saya pilih lagi gambar mencolok itu, dan

SPT homeAkhirnya masuk ke halaman utama SPT online -,-  entah mengapa, sejak urus NPWP dulu, website ini selalu bermasalah dengan login.

Tapi jika sudah sampai halaman diatas, InsyaAllah jalan dimudahkan. Tinggal klik “Buat SPT”, anda akan masuk ke halaman formulir di bawah.

Fullscreen capture 3232015 90151 PM

Nah untuk mengisi formulir 1770ss, sesuaikan saja dengan pendapatan anda selama setahun kebelakang, dan hitung pajaknya sesuai peraturan PPh 21. Saya sendiri sudah mendapat formulir 1721-A1 (dari perusahaan) yang berisikan bukti pemotongan selama setahun kebelakang, sehingga tinggal menyalin isinya ke formulir online 1770ss.

Fullscreen capture 3232015 90211 PMFullscreen capture 3232015 90632 PMSetelah memasukkan jumlah gaji, ternyata selama 2 bulan bekerja di tahun 2014 pendapatan saya dibawah PTKP (poin 3) sehingga saya tidak perlu membayar pajak (pantesan ga dipotong pajak selama 2 bulan pertama gajian 😀 )

Fullscreen capture 3232015 90713 PMUntuk daftar harta, saya isi 0 saja. Tidak tau ini buat apa. Toh saya belum punya harta juga. Tahta juga, wanita juga.

Fullscreen capture 3232015 90756 PMJika sudah simpan, pilih “ubah/kirim SPT” sebagaimana gambar diatas, dan klik kirim SPT.

Fullscreen capture 3232015 90856 PMIsi saja tidak puas supaya ada perbaikan. Kidding

Fullscreen capture 3232015 91025 PMDan jika sudah, anda akan mendapat konfirmasi via email bahwa sudah melapor SPT tahunan 🙂

Kesimpulannya, e-Filing ini sungguh memudahkan karena kita tak perlu mengantri di kantor pajak untuk hanya melapor. Cukup duduk di depan laptop. TAPI, website dirjen pajak sungguh perlu dibenahi. Homepage nya saja terlihat sangat ramai dan membingungkan, tidak user friendly. Halaman petunjuknya juga sangat ribet dan banyak istilah yang tentu akan membingunkan orang awam. Masalah login juga tidak beres-beres sejak saya registrasi NPWP. Dan baru saja saya coba login ereg.pajak.go.id dengan email dan password sesuai saat daftar dulu, dan gagal. Jadi buat kamu yang males repot-repot ke kantor pajak atau dipusingkan dengan website, tidak usah laporan SPT berusahalah sampai berhasil. Maaf kalo tulisan ini tidak membantu, semoga berhasil 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s