Yang Baru Di Piala Dunia 2014 : Teknologi Goal Line

How Goal Line Technology WorksMasih ingat tendangan Frank Lampard di piala dunia 2010 melawan Jerman? Waktu itu bola terlihat jelas telah melewati garis gawang bahkan hingga lebih setengah meter, namun wasit tidak mengsahkan gol itu. Inggris kalah 4-1 dan tersingkir oleh Jerman di babak 16 besar.

Di Brazil 2014, kesalahan wasit seperti 4 tahun silam bisa dipastikan tak akan terulang kembali setelah diterapkannya teknologi garis gawang (Goal Line Technology) yang diklaim telah teruji ampuh 100%. Bukan berarti akurat sempurna, namun 100% teruji. Teknologi ini telah diterapkan pada piala konfederasi 2013 dan bekerja dengan baik. Pada pertandingan ke-4 WC 2014, akhirnya teknologi ini memainkan peran kala pertandingan Australia vs Chile. Di babak kedua, Alex Wilkinson berhasil menyapu bola tepat di depan garis gawang Australia setelah melewati kiper Mathew Ryan.

Alex Wilkinson cleared the ball just before it crossed the line

Goal Line Technology in Australia vs Chile

Animasi tersebut ditayangkan pada layar lebar di stadion tidak lama setelah kejadian. Pretty cool

Lantas bagaimana bisa teknologi ini teruji 100%? bagaimana kerjanya?

How the goal-line technology works

Ilustrasi pada gambar pertama telah menjelaskan secara sederhana bagaimana sistem ini bekerja. Empat belas high speed camera dengan kecepatan hingga 500 capture/second ditempatkan pada langit-langit stadion. Tujuh buah kamera masing-masing dapat mengcover seluruh bagian di dalam kotak penalti. Jadi setelah bola memasuki kotak penalti, ketujuh kamera secara otomatis akan meng-track posisi 3 dimensi dari bola tersebut secara kontinyu (setiap 2 milisekon) dan real time.

Image sequence yang ditangkap setiap kamera akan dikirim secara realtime, melalui kabel fiber optik ke sebuah central evaluation unit, yang terdiri dari 2 komputer berperforma tinggi yang terdapat pada server room. Dengan menggunakan software khusus, bola dapat dideteksi dengan cara memfilter setiap image yang diterima. Dari proses ini didapat posisi X,Y, dan Z bola, ditambah dengan kecepatan bola.

Jika bola telah melewati garis gawang, maka central evaluation unit mengirimkan sinyal RF kepada goal control 4D receiver watch yang dipakai oleh wasit dalam waktu kurang dari 1 detik ! sinyal pun telah dienkripsi sehingga goalControl.de, sang penyedia teknologi, mengatakan bahwa sistem ini anti hacking, ditambah lagi pemrosesan dilakukan secara offline.

Jam Tangan Wasit Dengan Teknologi Goal Line

Prinsip Triangulasi

Seperti cara menentukan posisi lainnya, sistem ini juga menggunakan prinsip triangulasi dari ketujuh kamera untuk menentukan koordinat 3 dimensi dari bola. Prinsip ini berbeda dengan prinsip trilaterasi pada GPS. Triangulasi mengkalkulasi posisi berdasarkan sudut dan ketinggian objek, sedangkan trilaterasi pada GPS menggunakan jarak yang didapat dari hasil kalkulasi kecepatan cahaya dan waktu tempuh sinyal. Prinsip triangulasi bisa dilihat disini atau disini. Error yang terjadi dari penentuan posisi ini diklaim hanya sebesar 0.5 cm !

Keren? jelas. Jika saja teknologi ini sudah ada sejak lama, mungkin Spanyol bukanlah juara dunia 2010.

Advertisements

3 responses to “Yang Baru Di Piala Dunia 2014 : Teknologi Goal Line

  1. dit numpang komen, wanjeeeer masangya aja 2,7 M operasiin sekali 40 jt.. makin ga mungkin PD diadain di indonesia ya dit kecuali maneh bikinin versi murahnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s